BTN Digitalisasi Pengelolaan SDM

0
53
Dengan Inovasi Digitalisasi Pengelolaan SDM, BTN Siap Hadapi Industri 4.0

Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melakukan digitalisasi terhadap seluruh proses pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Ini dilakukan seiring transformasi digital yang dilakukan perseroan.

“Inisiatif ini kami lakukan agar tercipta human capital yang andal dan mampu membawa BTN beradaptasi serta meningkatkan produktivitas usaha di era industri 4.0,” kata Direktur Strategic Human Capital Yossi Istanto dalam keterangan tertulisnya, Senin, 7 Oktober 2019.

Menurutnya, BTN telah banyak berbenah dalam mengelola pegawai atau SDM sebagai aset penting perusahaan. Inovasi yang dilakukan mulai dari proses perekrutan pegawai hingga pengembangan karir untuk menjadi pemimpin perseroan.

Salah satu yang digagas adalah implementasi situs karir BTN yakni recruitment.btn.co.id untuk mendapatkan pegawai berkualitas. Kanal ini dibangun untuk mendukung percepatan proses rekrutmen.

Melalui platform ini, lanjut dia, pelamar dan perseroan akan terbantu dalam proses seleksi kandidat pegawai. Para pelamar dapat dengan mudah mengajukan lamaran secara online dan mengirimkan berkas kelengkapan mereka secara digital.

“Selain itu, pelamar dapat melakukan auto generate Curiculum Vitae (CV) dan memantau progres hasil setiap tahapan seleksi yang mereka ikuti,” urainya.

Bagi tim rekrutmen perseroan, ungkap dia, aplikasi ini membantu dalam percepatan proses rekrutmen karena data dapat ditarik sewaktu-waktu, proses seleksi awal pelamar pun dapat dijalankan. Melalui platform rekrutmen ini, BTN dapat menyebarkan informasi lowongan serta pengumuman hasil seleksi kepada setiap pelamar melalui SMS blast.

BTN juga telah mengembangkan dan memiliki aplikasi Tl Talent Management System. Platform ini membantu mengelola karier pegawai sesuai dengan kinerja dan kompetensi masing-masing.

Melalui platform ini, perseroan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan pegawai di seluruh unit kerja, meminimalisasi terjadinya kekosongan jabatan, serta memastikan proses promosi dan mutasi pegawai lebih objektif.

“Cara kerja platform didasarkan pada profile match up yang meliputi kesesuaian terhadap persyaratan jabatan, talent mapping, kesesuaian job family, kinerja, dan kompetensi pegawai,” pungkas Yossi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here